Pemerintahan Fauzi–Imam Catat Perkembangan Pembangunan di Sumenep Selama Setahun

- Admin

Jumat, 20 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Satu tahun bukan waktu yang panjang, namun cukup untuk menguji arah, keberanian, dan keteguhan kepemimpinan. Di bawah komando Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Imam Hasyim, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Sumenep perlahan keluar dari bayang-bayang persoalan klasik menuju jalur pembangunan yang lebih terarah dan manusiawi.

Awal kepemimpinan dihadapkan pada tantangan berat: kemiskinan struktural, pengangguran, ketimpangan layanan, serta kondisi geografis kepulauan yang tidak mudah dijangkau. Namun satu per satu, kebijakan mulai menunjukkan hasil. Angka penduduk miskin berhasil ditekan hingga turun 0,76 persen—tertinggi di Jawa Timur—sebuah capaian yang menandai adanya perbaikan nyata dalam daya beli dan kesejahteraan masyarakat.

Tak kalah penting, tingkat pengangguran terbuka turun 1,64 persen dan menempatkan Sumenep di jajaran daerah dengan kinerja terbaik. Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan potret ribuan keluarga yang kembali memiliki harapan melalui akses kerja dan usaha.

ADVERTISEMENT

ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor pembangunan manusia, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 70,54 persen dengan kategori tinggi. Pemerintah juga membangun ratusan rumah tidak layak huni bagi warga miskin dan korban bencana, menghadirkan rasa aman sekaligus martabat bagi masyarakat kecil yang selama ini terpinggirkan.

Bidang pendidikan dan kesehatan menjadi panggung kebijakan strategis.

Beasiswa bagi mahasiswa kurang mampu, rehabilitasi puluhan sekolah di daratan dan kepulauan, serta layanan kesehatan gratis berbasis KTP menunjukkan bahwa pembangunan tidak semata soal beton dan aspal, tetapi tentang investasi jangka panjang pada manusia. Peningkatan status RSUD dr. H. Moh. Anwar menjadi tipe B memperkuat layanan kesehatan rujukan di wilayah timur Madura.

Sementara itu, wajah pelayanan publik mulai berubah. Mal Pelayanan Publik diperluas hingga ratusan layanan, Call Center 112 diperkuat sebagai garda terdepan kegawatdaruratan, dan berbagai inovasi pelayanan mengantarkan Sumenep meraih belasan penghargaan tingkat regional hingga nasional.

Satu tahun kepemimpinan ini bukan akhir cerita. Justru menjadi bab awal dari perjalanan panjang membangun Sumenep yang adil, inklusif, dan berkelanjutan. Tantangan masih besar, kritik tetap diperlukan, namun capaian yang diraih hari ini menjadi bukti bahwa perubahan bukan sekadar janji, melainkan proses yang sedang berjalan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Syair Dan Ramang Diduga Rekayasa Surat Tanah 16 Hektar, Bareskrim Turun Ke Labuan Bajo
Komitmen “Bismillah Melayani”, KMP DBS III Kembali Beroperasi
Dirut PT TTP Dilaporkan ke Polda Riau atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Koperasi 6,5 Miliar
800 CJH Sumenep Masuk Kategori Risiko Tinggi Jelang Keberangkatan Haji 2026
Jelang Idul Adha Banyuwangi Percepat Vaksinasi PMK untuk Jaga Stok Kurban
BarokahNet Tuan Rumah Halalbihalal APJII, Internet Disebut Kebutuhan Dasar Nasional
Dua SPPG di Pamekasan Dihentikan Sementara, Tak Penuhi Standar Operasional
Gebyar Pesona Pantai Boom 2026, PT PPI Salurkan Rp185 Juta untuk Warga Kampung Mandar
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:07 WIB

Syair Dan Ramang Diduga Rekayasa Surat Tanah 16 Hektar, Bareskrim Turun Ke Labuan Bajo

Jumat, 1 Mei 2026 - 13:22 WIB

Komitmen “Bismillah Melayani”, KMP DBS III Kembali Beroperasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:42 WIB

Dirut PT TTP Dilaporkan ke Polda Riau atas Dugaan Penipuan dan Penggelapan Dana Koperasi 6,5 Miliar

Selasa, 28 April 2026 - 12:50 WIB

Jelang Idul Adha Banyuwangi Percepat Vaksinasi PMK untuk Jaga Stok Kurban

Selasa, 28 April 2026 - 09:37 WIB

BarokahNet Tuan Rumah Halalbihalal APJII, Internet Disebut Kebutuhan Dasar Nasional

Berita Terbaru