Pemerintah Batalkan PJJ April 2026, Sekolah Tetap Tatap Muka

- Admin

Rabu, 25 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta – Pemerintah resmi membatalkan rencana penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang sebelumnya dijadwalkan mulai April 2026 sebagai bagian dari upaya efisiensi energi nasional.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal dengan skema tatap muka di sekolah.

“Pembelajaran siswa tetap berjalan seperti biasa,” ujar Pratikno dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (25/3/2026).

Sebelumnya, pemerintah sempat mewacanakan penerapan PJJ sebagai strategi penghematan energi, dengan opsi pembelajaran daring dan luring yang disesuaikan dengan karakteristik mata pelajaran. Bahkan, metode hybrid juga sempat dibahas dalam koordinasi lintas kementerian.

Namun, setelah melalui pembahasan bersama sejumlah pihak, termasuk Menteri Pendidikan dan Menteri Agama, pembelajaran daring dinilai belum mendesak untuk diterapkan saat ini.

Pemerintah menegaskan bahwa kualitas pendidikan menjadi prioritas utama. Kebijakan ini diambil guna memastikan proses belajar siswa tetap optimal dan tidak terganggu oleh perubahan metode yang belum siap diterapkan secara luas.

“Prioritas Presiden adalah peningkatan kualitas pendidikan secara menyeluruh, mencakup seluruh satuan pendidikan di bawah berbagai kementerian,” jelas Pratikno.

Ia menambahkan, keputusan tersebut merupakan hasil koordinasi lintas kementerian yang sepakat menjaga stabilitas proses belajar di sekolah.

Meski demikian, pemerintah tetap menekankan pentingnya efisiensi di berbagai sektor. Upaya penghematan energi, kata Pratikno, harus dilakukan secara terukur dan berbasis data agar tidak menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

“Pelayanan masyarakat dan peningkatan kualitas sumber daya manusia harus terus diperkuat,” tegasnya.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian
Belajar dari Prajurit, Siswa SD QISMu Kenal Disiplin dan Ketahanan Pangan
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
Dari Raker SMA Muhammadiyah 1 Sumenep Merancang Sekolah yang Unggul dan Berkemajuan
Jambore Gugus Depan SDN Candi 1 Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial
Pemerintah Naikkan Tunjangan Guru, Abdul Mu’ti: Bentuk Perhatian Presiden Prabowo
QISMu Students Kembali Bersinar di Ajang Kabupaten dan Provinsi
Zainal Abidin Raih Juara 2 O2SN Bulu Tangkis, SDN Candi I Perkuat Tradisi Prestasi

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 27 September 2026 - 03:09 WIB

Belajar dari Prajurit, Siswa SD QISMu Kenal Disiplin dan Ketahanan Pangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:09 WIB

Dari Raker SMA Muhammadiyah 1 Sumenep Merancang Sekolah yang Unggul dan Berkemajuan

Rabu, 24 Juni 2026 - 08:59 WIB

Jambore Gugus Depan SDN Candi 1 Tanamkan Jiwa Kepemimpinan dan Kepedulian Sosial

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB

Opini

Kesaktian Pancasila di Tengah Krisis Integritas Bangsa

Kamis, 1 Okt 2026 - 06:40 WIB