Ngaji, Pelantikan, dan Silaturahim Akbar Alumni Pesantren YTP Sukses Digelar di Sidoarjo

- Admin

Senin, 29 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidoarjo – Ngaji, Pelantikan, dan Silaturahim Akbar Alumni Pesantren Ar Roudlatul Ilmiyah (YTP) Kertosono, Nganjuk, sukses digelar pada Sabtu (28/12/2026) di Cafe Pawon Kraton, Krian, Sidoarjo. Kegiatan ini dihadiri sekitar 100 alumni Pesantren YTP yang berdomisili di wilayah Surabaya dan Sidoarjo.

Acara berlangsung khidmat, hangat, dan penuh nuansa kekeluargaan, menegaskan kuatnya ikatan alumni lintas generasi. Kegiatan diawali dengan ngaji bersama yang diasuh langsung oleh Pengasuh Pesantren YTP, KH. Ali Mansur Kastam. Dalam pengajiannya, KH. Ali menekankan pentingnya menjaga nilai, adab, dan etos keilmuan pesantren dalam kehidupan sosial dan profesional alumni. Ia mengingatkan bahwa alumni pesantren tidak hanya membawa identitas keilmuan, tetapi juga tanggung jawab moral untuk menghadirkan kemaslahatan di tengah masyarakat.

Dalam tausiyahnya, KH. Ali Mansur Kastam juga menyampaikan pandangannya mengenai makna kesuksesan hidup. Menurutnya, ukuran sukses tidak dapat direduksi hanya pada capaian materi, jabatan, atau popularitas. “Ukuran sukses itu ketika seseorang mampu hidup sehat secara utuh,” tuturnya di hadapan para alumni.

Ia menjelaskan bahwa kesuksesan harus dipahami secara holistik, mencakup tiga dimensi utama. Pertama, kesehatan fisik sebagai fondasi agar manusia mampu beraktivitas, bekerja, dan beribadah dengan optimal. Kedua, kemandirian dan kestabilan ekonomi yang memungkinkan seseorang hidup bermartabat tanpa bergantung pada orang lain.

Ketiga, kesehatan psikis atau mental yang ditandai dengan ketenangan batin dan kemampuan mengelola tekanan hidup.

“Kesehatan psikis ini sering diabaikan. Banyak orang tampak berhasil secara lahiriah, tetapi jiwanya gelisah. Itu tanda hidupnya belum benar-benar sukses,” pesan KH. Ali. Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai pesantren harus terus dihidupkan dalam kehidupan keluarga, profesi, dan pengabdian sosial alumni agar tercipta keseimbangan antara dunia dan akhirat.

Setelah sesi ngaji, acara dilanjutkan dengan nasihat dari sesepuh HAPPRI Pusat, Prof. Dr. Arif Ali Imran. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya organisasi alumni sebagai ruang konsolidasi spiritual, intelektual, dan sosial. Menurutnya, alumni pesantren memiliki modal sosial dan kultural yang kuat untuk berkontribusi dalam penguatan moderasi beragama, persatuan umat, dan harmoni sosial.

HAPPRI atau Himpunan Alumni Pondok Pesantren Ar Roudlatul Ilmiyah merupakan organisasi yang menghimpun para lulusan Pesantren YTP Kertosono, Nganjuk. Organisasi ini menjadi wadah silaturahim, konsolidasi, dan pengabdian alumni dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, serta pemberdayaan umat, dengan berlandaskan nilai-nilai keilmuan dan tradisi pesantren.

Puncak acara ditandai dengan pelantikan pengurus HAPPRI Surabaya dan Sidoarjo yang dipimpin oleh perwakilan HAPPRI Pusat, Ustadz Muslimin. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan disaksikan seluruh peserta yang hadir. Momentum ini menandai komitmen baru alumni YTP untuk memperkuat jejaring organisasi dan program pengabdian di tingkat regional.

Ketua HAPPRI Sidoarjo, Dr. Sholikh Al Huda, M.Fil.I., alumni MTs YTP 1997, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menghidupkan kembali spirit persaudaraan alumni. “HAPPRI tidak hanya menjadi wadah silaturahim, tetapi juga ruang kolaborasi alumni pesantren dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan sosial,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua HAPPRI Surabaya, Soetomo, SH, menambahkan bahwa ke depan HAPPRI Surabaya–Sidoarjo akan fokus pada program-program konkret dan berkelanjutan. “Alumni YTP memiliki latar belakang profesi yang beragam. Ini adalah kekuatan besar jika dikelola secara terorganisir untuk memberi manfaat nyata bagi umat dan masyarakat,” tegasnya.

Acara ditutup dengan ramah tamah dan diskusi informal antaralumni. Silaturahim ini menegaskan bahwa Pesantren YTP tidak hanya mencetak santri berilmu, tetapi juga membangun jejaring persaudaraan yang terus tumbuh dan berkontribusi bagi kehidupan sosial keagamaan di berbagai ruang dan zaman. (Jbr/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru

Opini

Kesaktian Pancasila di Tengah Krisis Integritas Bangsa

Kamis, 1 Okt 2026 - 06:40 WIB