SUMENEP – Pemerhati Artis Musik Dangdut Kabupaten Sumenep (Pamdas) menyalurkan santunan kepada 325 anak yatim dalam kegiatan sosial yang digelar di Lapangan Kesenian Sumenep (LKS), Sabtu malam, bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan.
Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB itu dihadiri anggota Pamdas dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep. Kegiatan berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan iringan musik dari Zonata Music bersama sejumlah artis di bawah pimpinan David Siregar. Tiga pembawa acara, Dedex, Didi Chandra, dan Sandi, memandu jalannya kegiatan hingga selesai.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Sumenep Faruq Hanafi, S.Sos., M.Si., beserta jajaran kepala bidang, serta Kepala Dinas Pendidikan Sumenep H. Moh. Iksan, S.Pd., M.T.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Faruq Hanafi mengapresiasi langkah Pamdas yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan sosial berskala kabupaten. Ia menyebut santunan tersebut melibatkan anak yatim dari seluruh kecamatan di Sumenep.
“Kegiatan ini luar biasa karena melibatkan 325 anak yatim dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep. Ini bentuk kepedulian yang patut diapresiasi,” ujarnya.
Faruq juga memberikan pesan motivasi kepada anak-anak penerima santunan agar tetap semangat menempuh pendidikan dan tidak menyerah pada keadaan.
“Jangan putus asa dalam menuntut ilmu. Tetap semangat menjalani hidup karena setiap perjalanan sudah diatur oleh Allah SWT,” pesannya.
Pada kesempatan yang sama, Pamdas menyerahkan cendera mata kepada H. Moh. Iksan sebagai bentuk penghargaan atas perannya selama enam tahun membina organisasi tersebut.
Ketua panitia, Syaiful Hidayat, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Pamdas dan pihak-pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara tersebut.
“Terima kasih atas kerja sama dan dukungan semua pihak sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Ustad Qirom. Melalui santunan ini, Pamdas berharap anak-anak yatim dapat merasakan kebahagiaan dan semangat baru selama Ramadan, sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.





