Pamekasan – Di tengah dinamika sosial masyarakat Pamekasan, sosok Hudan Nasihin dikenal sebagai figur yang aktif dan konsisten dalam gerakan Muhammadiyah. Ia dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Pamekasan.
Dalam perannya, Hudan tidak hanya bergerak dalam dakwah keagamaan, tetapi juga aktif mengawal isu-isu strategis yang berkaitan dengan kebijakan publik. LHKP yang dipimpinnya menjadi salah satu garda Muhammadiyah dalam memberikan masukan, kajian, serta sikap terhadap berbagai persoalan sosial dan kemasyarakatan di daerah.
Dengan pendekatan yang santun dan dialogis, ia kerap membangun komunikasi dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga kalangan pemuda. Baginya, dakwah Muhammadiyah harus hadir secara nyata dalam kehidupan masyarakat.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
“Dakwah itu tidak cukup hanya di mimbar. Kita harus masuk ke ruang-ruang kebijakan, memberikan solusi, dan memastikan keberpihakan pada kepentingan umat,” ujar Hudan Nasihin.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan gerakan Muhammadiyah di masa depan.
“Anak-anak muda harus diberi ruang. Mereka bukan hanya objek, tetapi subjek perubahan. Muhammadiyah harus mampu merangkul dan memberi arah,” tambahnya.
Hudan meyakini bahwa peran Muhammadiyah hari ini semakin strategis, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial yang kompleks.
“Peran Muhammadiyah adalah menghadirkan solusi. Kita harus tetap kritis, tetapi juga konstruktif dalam memberikan kontribusi bagi bangsa dan daerah,” tegasnya.
Dengan kepemimpinan yang tenang dan komitmen yang kuat, Hudan Nasihin menjadi salah satu representasi tokoh Muhammadiyah di daerah yang mampu menjembatani dakwah keagamaan dengan peran strategis dalam kebijakan publik.
Penulis : Suyit
Editor : Novita





