SUMENEP — Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menekankan pentingnya soliditas dan kekompakan Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Sumenep dalam menghadapi tantangan pembangunan desa ke depan.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Halal Bihalal Akbar PKDI yang digelar di Ballroom Hotel Myze, Selasa (7/4/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antar kepala desa dan lintas sektor.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa tantangan pembangunan desa semakin kompleks, terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak hingga tingkat desa. Karena itu, kekompakan antar kepala desa dinilai menjadi kunci utama.
“Soliditas PKDI harus terus dijaga. Dengan kebersamaan dan kekompakan, kita akan lebih kuat dalam menghadapi berbagai tantangan,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), camat, perwakilan perbankan seperti BPRS dan Bank Jatim, direktur rumah sakit, PPDI, Persatuan BPD, Baznas, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh kepala desa se-Kabupaten Sumenep.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa kepala desa dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam menggali potensi desa. Menurutnya, pembangunan desa tidak lagi semata bergantung pada besaran anggaran, melainkan pada kemampuan mengelola potensi yang dimiliki.
“Sekarang bukan soal besar kecilnya anggaran, tetapi bagaimana potensi desa bisa dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pembangunan desa, termasuk melalui program-program strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Meski dihadapkan pada keterbatasan, Bupati tetap optimistis seluruh kepala desa di Sumenep mampu membawa desa menjadi lebih mandiri dan berdaya saing melalui soliditas dan semangat kebersamaan.
Kegiatan halal bihalal tersebut sekaligus menjadi simbol penguatan sinergi dan gotong royong sebagai fondasi utama dalam membangun desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penulis : Mahmudi
Editor : Novita





