BMKG Imbau Warga Jatim Waspadai Cuaca Ekstrem Hingga 29 November 2025

- Admin

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Surabaya — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi pada periode 20–29 November 2025. Cuaca ekstrem tersebut meliputi hujan sedang hingga lebat, banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.

Dalam rilis resminya, BMKG menjelaskan bahwa sejumlah wilayah berpotensi terdampak, yakni Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Kota Batu, Kabupaten dan Kota Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kabupaten dan Kota Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Kabupaten dan Kota Malang, Kabupaten dan Kota Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Surabaya, Trenggalek, Tuban, serta Tulungagung.

BMKG mencatat bahwa hampir seluruh wilayah Jawa Timur kini telah memasuki musim hujan. Dalam 10 hari ke depan, cuaca ekstrem diprakirakan meningkat akibat adanya pola pertemuan angin (konvergensi), melintasnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby mulai 23 November 2025, serta kondisi atmosfer lokal yang labil dan lembap dari lapisan bawah hingga atas. Faktor-faktor ini mendukung pertumbuhan awan konvektif yang berpotensi memicu hujan lebat.

BMKG Juanda mengingatkan masyarakat dan instansi terkait untuk mewaspadai perubahan cuaca mendadak, terutama hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Wilayah dengan topografi bergunung, curam, atau berada di sekitar tebing diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak lanjutan seperti tanah longsor, banjir, banjir bandang, jalan licin, pohon tumbang, hingga berkurangnya jarak pandang.

BMKG juga mengimbau masyarakat selalu memantau perkembangan cuaca terkini melalui citra radar cuaca WOFI di situs resmi BMKG Juanda. Informasi peringatan dini 3 harian maupun peringatan 2–3 jam sebelum kejadian dapat diakses melalui situs BMKG Juanda, media sosial @infobmkgjuanda, layanan telepon 24 jam (031) 8668989, serta WhatsApp 0895-8003-00011. (Kk/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Harkitnas 2026 – Wabup Sumenep Ajak Jaga Tunas Bangsa dan Perkuat Desa
Sumenep Raih Penghargaan Maritim Jawa Timur 2026, Bukti Keseriusan Bangun Ekonomi Kepulauan
Achmad Fauzi: PCNU Punya Peran Besar Jaga Moderasi dan Kebangsaan
Zulhas Siapkan Skema Penyerapan Hasil Laut untuk Jaga Harga Ikan Nelayan Banyuwangi
Purbaya Pastikan Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026
Infrastruktur Digenjot – Proyek Jembatan Sungai Lembu Masuk Tahap Lelang
Pasokan Energi Aman Meski Kapal Tertahan di Selat Hormuz, Pemerintah Siapkan Alternatif Global
Akselerasi Infrastruktur: Pembangunan Terminal Desa Sarongan Terus Dikebut

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:36 WIB

Harkitnas 2026 – Wabup Sumenep Ajak Jaga Tunas Bangsa dan Perkuat Desa

Rabu, 20 Mei 2026 - 20:05 WIB

Sumenep Raih Penghargaan Maritim Jawa Timur 2026, Bukti Keseriusan Bangun Ekonomi Kepulauan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:51 WIB

Achmad Fauzi: PCNU Punya Peran Besar Jaga Moderasi dan Kebangsaan

Kamis, 14 Mei 2026 - 10:38 WIB

Zulhas Siapkan Skema Penyerapan Hasil Laut untuk Jaga Harga Ikan Nelayan Banyuwangi

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:35 WIB

Purbaya Pastikan Insentif Mobil dan Motor Listrik Mulai Juni 2026

Berita Terbaru

Opini

Bertumbuh, Mengakar, dan Memihak Kaum Mustad’afin

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:43 WIB