Usai Aksi di Golkar dan PKB, AMS Datangi Kantor Demokrat, Penolakan Pilkada Tak Langsung Berlanjut

- Admin

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Gelombang penolakan terhadap wacana penerapan pilkada tidak langsung di Kabupaten Sumenep kembali berlanjut. Setelah sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPD Partai Golkar dan DPC PKB, massa aksi Aliasi Mahasiswa Sumenep (AMS) kembali turun ke jalan dan mendatangi kantor DPC Partai Demokrat Sumenep.

Aksi yang digelar pada Selasa siang tersebut dipimpin oleh Koordinator Lapangan (Korlap) Tijanus Zaman. Massa menyuarakan penolakan tegas terhadap rencana pilkada tidak langsung yang dinilai mencederai prinsip demokrasi dan mengabaikan hak politik rakyat.

Dalam orasinya, Tijanus Zaman menegaskan bahwa pilkada langsung merupakan hasil perjuangan reformasi yang tidak boleh ditarik mundur. Ia menyebut, pemilihan kepala daerah secara langsung memberikan ruang partisipasi rakyat dalam menentukan pemimpinnya.

“Pilkada langsung adalah hak rakyat. Jika dikembalikan menjadi tidak langsung, maka demokrasi hanya akan dikuasai elit dan menjauh dari kehendak masyarakat,” ujar Tijanus di hadapan peserta aksi.

Menurutnya, aksi lanjutan ini merupakan bentuk konsistensi sikap mahasiswa dan elemen masyarakat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi. Ia juga menyampaikan bahwa sebelumnya pihaknya telah menyampaikan aspirasi serupa di kantor Golkar dan PKB, dan kini giliran Partai Demokrat diminta menyatakan sikap yang jelas.

Massa aksi mendesak Partai Demokrat sebagai partai politik untuk secara terbuka menolak wacana pilkada tidak langsung dan berpihak pada kepentingan rakyat. Mereka juga meminta agar aspirasi tersebut diteruskan ke tingkat pusat.

Aksi berlangsung dengan tertib dan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian. Hingga aksi berakhir, tidak terjadi insiden berarti, dan massa membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan serta pernyataan sikap secara bergantian.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis
Gema Sendir Audiensi ke DPMD Sumenep, Tagih Solusi Krisis Air Bersih
Lewat CERDAS Desa, KKN Posko 13 Wiraraja Edukasi Siswa tentang Bahaya Bullying

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terbaru