SUMENEP – Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sumenep terus menunjukkan kinerja impresif sepanjang 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), laju PDRB (year-on-year) tercatat mencapai 6,46 persen pada Triwulan I dan tetap solid di 5,50 persen pada Triwulan II, melampaui target RPJMD 2025 yang hanya dipatok 4 persen.
Kepala Bappeda Sumenep, Arif Firmanto, menyampaikan bahwa capaian tersebut menjadi bukti bahwa penguatan sektor unggulan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Sumenep mulai memberikan hasil nyata. Menurutnya, keberhasilan ini didukung kebijakan terpadu Bappeda yang memprioritaskan sektor pertanian, perikanan, pariwisata, serta industri kecil dan menengah (IKM).
Ia menegaskan, seluruh perangkat daerah telah diminta bergerak serempak agar proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi, termasuk pemerataan pembangunan hingga wilayah kepulauan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sumenep memiliki potensi yang sangat besar. Dengan kolaborasi seluruh pihak—pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat—kita optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja,” ujar Arif Firmanto.
Arif menjelaskan, tingginya pertumbuhan pada Triwulan I dipicu oleh meningkatnya konsumsi rumah tangga serta distribusi barang menjelang Ramadan dan Idulfitri. Adapun perlambatan ringan pada Triwulan II merupakan fenomena umum pascapanen serta dinamika harga komoditas, namun tidak mengganggu stabilitas kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Meski demikian, ia menyebut masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dicermati, mulai dari stabilitas harga pangan, akses logistik terutama ke wilayah kepulauan, peningkatan daya saing produk lokal, hingga kebutuhan investasi untuk memperkuat sektor produktif.
Pemerintah Kabupaten Sumenep, lanjutnya, tetap berkomitmen menjaga momentum positif tersebut. Penguatan kebijakan lintas sektor, dukungan regulasi, serta keterlibatan masyarakat diyakini menjadi kunci dalam memastikan tren pertumbuhan yang inklusif dapat dipertahankan.
“Sumenep memiliki potensi yang sangat besar. Kita optimistis mampu menjaga pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat,” tutupnya.





