Musrenbang RKPD 2027, Bangkalan Prioritaskan Infrastruktur dan Investasi

- Admin

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mematangkan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 yang digelar di Pendopo Pratanu, Selasa (31/3/2026).

Forum ini menjadi momentum strategis dalam menentukan prioritas kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat, dengan fokus utama pada percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan iklim investasi.

Kepala Bapperida Bangkalan, Wibagio Suharta, menyebut Musrenbang merupakan tahapan krusial dalam penyusunan rencana pembangunan daerah. Selain menyerap aspirasi masyarakat, forum ini juga menjadi ruang penyempurnaan rancangan RKPD 2027.

“Berbagai usulan telah dihimpun mulai dari tingkat desa hingga perangkat daerah, kemudian disinkronkan dengan program provinsi dan pemerintah pusat agar pembangunan berjalan lebih terarah dan efisien,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan bahwa proses perencanaan pembangunan telah dimulai sejak awal 2026. Tantangan berikutnya adalah memastikan program yang dirancang benar-benar terealisasi dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia mengungkapkan, kondisi kemantapan jalan di Bangkalan saat ini masih berada di kisaran 50–60 persen. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas infrastruktur jalan hingga mencapai 80 persen dalam tiga tahun ke depan.

“Fokus utama kita pada 2027 adalah pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan dasar. Ini kewajiban yang harus dituntaskan,” tegasnya.

Selain itu, Pemkab Bangkalan juga mendorong perbaikan iklim investasi guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Letak geografis Bangkalan yang strategis sebagai penopang Surabaya dinilai menjadi peluang besar untuk menarik investor.

“Kita harus terbuka terhadap investor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Lukman.

Kebijakan yang menitikberatkan pada infrastruktur dan investasi ini diyakini akan memberikan dampak luas, mulai dari peningkatan konektivitas wilayah hingga terbukanya lapangan kerja baru.

Namun demikian, keterbatasan anggaran serta ketergantungan terhadap dana transfer pusat masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, optimalisasi potensi daerah dinilai sebagai langkah strategis yang perlu dipercepat.

Melalui Musrenbang RKPD 2027, pemerintah berharap perencanaan pembangunan semakin terarah, realistis, dan implementatif.

“Kolaborasi dan fokus menjadi kunci agar target pembangunan dapat tercapai dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Bupati.

Facebook Comments Box

Penulis : Suyit

Editor : Novita

Berita Terkait

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Selasa, 1 September 2026 - 17:41 WIB

13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang

Berita Terbaru

Opini

Kesaktian Pancasila di Tengah Krisis Integritas Bangsa

Kamis, 1 Okt 2026 - 06:40 WIB