JSI Sumenep Diskusi Jurnalistik Bersama Administrator UKW di Surabaya

- Admin

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA — Usai Rapat Kerja (Raker), Jurnalis Sumenep Independen (JSI) mengadakan pertemuan santai dengan Administrator Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sekaligus Dosen Unitomo Surabaya, Ahmadi Neja, di sebuah kafe di Surabaya.

Dalam diskusi tersebut, Ahmadi memaparkan sejumlah hal penting terkait dunia jurnalistik, mulai dari kode etik, pedoman penulisan, EYD, hingga berbagai laporan yang masuk ke Dewan Pers. Ia menegaskan bahwa kompetensi jurnalis tidak boleh bersifat transaksional karena profesi wartawan merupakan bagian dari pilar demokrasi.

Ahmadi juga menyoroti wartawan yang merangkap sebagai aktivis LSM. Jika terbukti melanggar aturan Dewan Pers, baik jurnalis maupun medianya dapat dikenai sanksi, termasuk diblacklist atau dibekukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa verifikasi media oleh Dewan Pers nantinya akan terintegrasi dengan sistem E-Katalog agar hanya media profesional yang dapat bekerja sama dengan pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menekan maraknya media abal-abal.

Ahmadi turut mengingatkan perbedaan antara konten media sosial dan produk jurnalistik.

“Informasi belum tentu berita, tetapi berita pasti informasi,” tegasnya.

Ia juga mendorong wartawan untuk terus meningkatkan keterampilan menulis, termasuk memanfaatkan teknologi seperti AI untuk mengolah rilis menjadi berbagai bentuk berita.

Ketua JSI Sumenep, Igusty, mengapresiasi kesediaan Ahmadi menerima rekan-rekan JSI dan berharap Ahmadi dapat menjadi Pembina JSI guna memberikan pendampingan berkelanjutan.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

12 Karton Arak Bali Disita, Polres Sampang Tutup Jalur Peredaran Miras Ilegal
Bursa Sekda Sumenep Disorot, Dua Figur Kuat Disebut Didukung Jejaring Nasional
Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik
Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga
Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga
Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI
Diduga Terlibat Teror Wartawan, Nama Pater Marsel Agot Dikaitkan dengan Sengketa Tanah Batu Gosok Labuan Bajo
Siswa Jadi Korban Tabrakan, luka dan Sakit, Homaidi, Oknum Polres Sumenep Malah Panggil Orang Tuanya Berdalih ada Laporan Padahal Tidak

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 12:43 WIB

12 Karton Arak Bali Disita, Polres Sampang Tutup Jalur Peredaran Miras Ilegal

Senin, 2 Februari 2026 - 17:04 WIB

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Februari 2026 - 12:07 WIB

Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:19 WIB

Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:09 WIB

Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI

Berita Terbaru