Infak Jumat Masjid Muhammadiyah Dikerahkan untuk Respons Bencana Alam

- Admin

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menginstruksikan agar infak Jumat di seluruh masjid Persyarikatan Muhammadiyah dialihkan untuk membantu korban bencana alam.

Haedar di Jakarta, Selasa, menyampaikan bahwa bantuan tersebut difokuskan untuk penanganan musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, serta sejumlah daerah lain.

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Muhammadiyah terkait penghimpunan dana infak Shalat Jumat di lingkungan masjid Persyarikatan Muhammadiyah sebagai bentuk respons cepat atas serangkaian bencana yang terjadi di Indonesia.

Instruksi tersebut juga berlaku bagi seluruh Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) serta takmir masjid di lingkungan Persyarikatan.

Pengalihan infak dilakukan pada pelaksanaan Shalat Jumat tanggal 12, 19, dan 26 Desember 2025. Penghimpunan dan penyaluran dana akan dikoordinasikan melalui LazisMu dan Lembaga Resiliensi Bencana (MDMC) di semua tingkatan agar bantuan tersalurkan secara terpadu dan tepat sasaran.

“Setelah itu, seluruh proses penghimpunan dan penyaluran wajib dilaporkan dengan sebaik-baiknya kepada pimpinan Persyarikatan di atasnya,” ujar Haedar.

Melalui instruksi ini, Haedar mengajak warga Muhammadiyah untuk terus berlomba-lomba dalam kebaikan sebagai wujud kepedulian dan persaudaraan terhadap masyarakat yang terdampak bencana.

“Kepada seluruh anggota Persyarikatan Muhammadiyah, mari kita fastabiqul khairat, mengeluarkan infak dengan optimal. Itulah yang dapat kita lakukan sebagai bentuk persaudaraan bagi saudara-saudara kita yang tertimpa musibah banjir dan tanah longsor di berbagai daerah, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” kata Haedar.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita
Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Residivis di Sampang Bacok Paman dan Adik Kandung, Dua Korban Luka Parah
BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa
KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek
Prabowo Minta Polri Jaga Kepercayaan Rakyat dan Terus Berbenah
Prabowo Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
Roy Suryo dan dr Tifa Dikabarkan Ditangkap Polisi Terkait Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:57 WIB

Kejagung Terima Pelimpahan Tiga Kasus Korupsi, 74 Kg Emas dan Valas Miliaran Disita

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:17 WIB

Gempa Magnitudo 3,0 Guncang Cilacap, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:09 WIB

BRIN: Satelit Jadi Fondasi Kedaulatan Digital Indonesia di Usia 50 Tahun Palapa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 04:18 WIB

KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Diduga Terkait Suap Proyek

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:49 WIB

Prabowo Minta Polri Jaga Kepercayaan Rakyat dan Terus Berbenah

Berita Terbaru