IMM Sumenep Ungkap 10 Temuan Kritis: Dari Validitas DTKS hingga Dugaan Pokir DPRD

- Admin

Selasa, 14 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Sumenep memberikan ultimatum kepada Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Sumenep terkait lemahnya pengelolaan data sosial dan dugaan ketidaktepatan sasaran dalam distribusi bantuan sosial.

Ultimatum tersebut disampaikan dalam audiensi resmi yang digelar di kantor Dinsos P3A, Selasa (14/10/2025). Dalam kesempatan itu, Ketua Umum PC IMM Sumenep, Moh. Ridho Ilahi Robbi, bersama jajaran pengurus menyerahkan dokumen rekomendasi hasil kajian lapangan kepada pihak dinas.

“Langkah ini merupakan bentuk tanggung jawab moral IMM dalam mengawal kebijakan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat kecil. Kami ingin memastikan bantuan benar-benar diterima oleh mereka yang berhak,” ujar Ridho seusai pertemuan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sepuluh Temuan IMM Sumenep

Dalam dokumen rekomendasi yang diserahkan, IMM Sumenep menyoroti sepuluh persoalan utama dalam kinerja dan pengelolaan data Dinas Sosial.

Beberapa di antaranya adalah lemahnya validitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), perbedaan data antar-instansi, serta minimnya kesiapan teknis dalam peralihan sistem ke Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

IMM juga menyoroti kinerja pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) yang dinilai belum optimal, serta adanya indikasi penerima bantuan sosial yang terlibat dalam judi online (judol).

Selain itu, organisasi mahasiswa tersebut mengingatkan adanya potensi politisasi bantuan sosial melalui titipan Pokok Pikiran (Pokir) anggota DPRD pada program Dinsos tahun anggaran 2026.

“Bantuan sosial tidak boleh menjadi alat politik. Pemerintah harus menjaga independensi dan keadilan dalam setiap penyalurannya,” tegas Ridho.

IMM Desak Transparansi dan Kolaborasi Publik

Melalui rekomendasi tertulis, IMM Sumenep meminta Dinas Sosial untuk melakukan validasi data secara berkala, memperkuat koordinasi antar-lembaga seperti BPS dan Dispendukcapil, serta meningkatkan kapasitas SDM pendamping sosial melalui pelatihan dan pengawasan lapangan.

IMM juga mendesak Dinsos membuka ruang dialog bersama masyarakat sipil dan organisasi mahasiswa sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas publik.

“Kritik ini bukan bentuk permusuhan, melainkan dorongan agar pelayanan sosial di Sumenep lebih adil dan profesional,” tambah Ridho.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial P3A Kabupaten Sumenep Bapak Mustangin menyambut baik tuntutan dari Pimpinan Cabang IMM Sumenep dan berjanji akan menindak lanjuti temuan yang dibawa oleh PC IMM SUMENEP selambat-lambatnya 30 Hari sejak Audiensi dilakukan

“Terkait isu ini akan kami tindaklanjuti, dan kami sangat senang jika teman-teman dari IMM Sumenep juga ikut serta memikirkan isu sosial, dan bukan hanya sekedar kritik namun juga memberikan rekomendasi atas permasalahan yang terjadi”

Audiensi yang berlangsung hangat tersebut diterima langsung oleh pejabat Dinas Sosial P3A Sumenep. Pihak dinas menyatakan akan menindaklanjuti rekomendasi dan masukan yang disampaikan IMM sebagai bahan evaluasi internal.

IMM Sumenep menegaskan akan terus mengawal proses pembenahan data dan distribusi bantuan sosial, serta siap menggelar advokasi publik apabila perbaikan tidak segera dilakukan. (Jk/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bursa Sekda Sumenep Disorot, Dua Figur Kuat Disebut Didukung Jejaring Nasional
Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik
Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga
Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga
Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI
Diduga Terlibat Teror Wartawan, Nama Pater Marsel Agot Dikaitkan dengan Sengketa Tanah Batu Gosok Labuan Bajo
Siswa Jadi Korban Tabrakan, luka dan Sakit, Homaidi, Oknum Polres Sumenep Malah Panggil Orang Tuanya Berdalih ada Laporan Padahal Tidak
Lima Komisioner Komisi Informasi Sumenep Periode 2025–2029 Resmi Dilantik

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:03 WIB

Bursa Sekda Sumenep Disorot, Dua Figur Kuat Disebut Didukung Jejaring Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 17:04 WIB

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Februari 2026 - 12:07 WIB

Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:19 WIB

Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:09 WIB

Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB