IKLI 2024: Kualitas Layanan Infrastruktur Sumenep Raih Nilai 82,41 Predikat Baik

- Admin

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) kembali melakukan evaluasi kualitas layanan infrastruktur melalui Pengukuran Indeks Kualitas Layanan Infrastruktur (IKLI) Tahun 2024. Hasilnya, kinerja layanan infrastruktur Sumenep menunjukkan capaian menggembirakan dengan nilai 82,41 dan predikat mutu pelayanan “Baik”.

Pengukuran ini menjadi instrumen penting untuk mengetahui sejauh mana masyarakat merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur yang telah dilaksanakan pemerintah daerah. Melalui IKLI, Pemkab Sumenep memperoleh gambaran mengenai tingkat kepuasan publik terhadap berbagai layanan, mulai dari aspek fisik, tingkat pemanfaatan, hingga kontribusinya terhadap penguatan ekonomi lokal.

Kepala Bappeda Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, S.TP., M.Si., IPU., ASEAN Eng., menegaskan bahwa IKLI memiliki peran strategis sebagai alat evaluasi pembangunan.

“Pengukuran IKLI menjadi alat evaluasi yang penting untuk mengetahui sejauh mana pelayanan infrastruktur kita telah memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Arif menjelaskan bahwa hasil tersebut menjadi dasar bagi Pemkab dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan.

Cakupan Penilaian yang Komprehensif

Penilaian IKLI tidak hanya mencakup infrastruktur yang dibiayai APBD Kabupaten Sumenep, tetapi seluruh layanan infrastruktur yang dirasakan masyarakat tanpa memandang sumber pembiayaan. Aspek yang dinilai meliputi ketersediaan infrastruktur, kualitas fisik, kesesuaian dengan kebutuhan masyarakat, tingkat pemanfaatan, serta kontribusinya terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.

Berbagai jenis infrastruktur masuk dalam evaluasi, antara lain jalan dan jembatan, transportasi darat, laut, dan udara, jaringan air bersih, irigasi, pengelolaan sanitasi, ruang publik, hingga sistem pengelolaan sampah.

Landasan Regulasi dan Tujuan Pengukuran

Pelaksanaan IKLI mengacu pada sejumlah regulasi nasional, termasuk Undang-Undang Pelayanan Publik, PP Pelaksanaan Pelayanan Publik, serta Permendagri terkait Standar Pelayanan Minimal. Pengukuran ini bertujuan menghadirkan metode penilaian yang objektif dan terstandar terhadap kualitas layanan infrastruktur daerah, sehingga dapat menjadi tolok ukur kinerja pembangunan.

Kepuasan Publik pada Level “Baik”

Dengan capaian nilai 82,41, IKLI 2024 menunjukkan bahwa masyarakat Sumenep merasa puas terhadap layanan infrastruktur yang tersedia. Predikat ini sekaligus mencerminkan keberhasilan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat.

“Kami bersyukur atas hasil yang menunjukkan kepuasan masyarakat terhadap infrastruktur di Kabupaten Sumenep. Namun demikian, kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan pemerataan pembangunan agar manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat,” ujar Arif Firmanto.

Pemerintah Kabupaten Sumenep menegaskan komitmennya untuk menjadikan hasil IKLI sebagai acuan penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih inovatif, tepat sasaran, dan berkelanjutan guna mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB