H. Rosi Bersama Sapi Andalan “Tak Mau Dimadu” Jadi Juara 1 Golongan Atas Kerapan Sapi Sumenep 2025

- Admin

Sabtu, 13 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Sapi “Tak Mau Dimadu 99” milik H. Fathor Rosi keluar sebagai juara pertama dalam Kerapan Sapi Kapolres Sumenep Cup 2025, yang digelar di Lapangan Kerapan Sapi Sumenep, Sabtu (13/12/2025).

Ajang yang diselenggarakan oleh DRT The Big Family ini memperingati Hari Ulang Tahun Do’a Reng Toah (DRT) sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya Madura. Lomba ini diikuti 64 peserta dari empat kabupaten di Madura: Sumenep, Pamekasan, Bangkalan, dan Sampang.

Di babak final, tiga sapi terbaik bersaing ketat. Dua finalis berasal dari Bangkalan milik H. Tohir dan Dandim 0829 Bangkalan Letkol Inf Nanang Fahrur Rozi, S.Pd, sementara sapi dari Pamekasan, “Tak Mau Dimadu 99”, tampil konsisten sejak babak penyisihan dan akhirnya unggul setelah penilaian juri.

H. Fathor Rosi menegaskan bahwa kemenangan ini merupakan hasil kerja keras timnya.

“Kami merawat sapi dengan penuh perhatian, mulai dari latihan, pola makan, hingga kesehatan harian. Kerapan sapi bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari kecintaan kami terhadap budaya Madura. Kemenangan ini saya dedikasikan untuk tim, keluarga, dan masyarakat yang mencintai tradisi ini. Semoga ajang seperti Kapolres Sumenep Cup terus menjadi wadah edukasi dan pelestarian budaya bagi generasi muda,” ujar H. Rosi.

Selain menampilkan kecepatan dan ketahanan sapi, lomba ini juga mengajarkan sportivitas, kerja sama tim, dan disiplin, sehingga menjadi momen edukatif bagi penonton dari berbagai daerah. Kemenangan “Tak Mau Dimadu 99” menjadi bukti bahwa pelestarian budaya Madura tetap relevan dan inspiratif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB