Dugaan Penipuan Jasa Sedot WC, Kontak CV Sumber Jaya Barokah tak Merespons

- Admin

Jumat, 12 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep — Dugaan penipuan dan pemerasan yang menyeret nama CV Sumber Jaya Barokah terhadap Pondok Pesantren Aqidah Usymuni kembali berkembang setelah nomor WhatsApp yang diduga digunakan salah satu terlapor, Novian Romy Saputra, tidak lagi terdaftar sebagai akun aktif.

Perubahan mendadak tersebut memicu sorotan dari alumni Pondok Pesantren Aqidah Usymuni yang juga Pemimpin Redaksi Nusainsider.com, Toifur Ali Wafa. Dalam keterangan yang diterima, ia menilai hilangnya akun tersebut sebagai indikasi adanya upaya untuk menghilangkan jejak komunikasi.

“Ketika nomor yang biasa digunakan tiba-tiba hilang setelah kasus ini terangkat, publik tentu menilai ada sesuatu yang disembunyikan,” ujarnya.

Upaya konfirmasi kepada pihak perusahaan juga tidak membuahkan hasil. Dari tiga nomor WhatsApp yang tercatat sebagai kontak CV Sumber Jaya Barokah, tidak satu pun memberikan respons. Menurut Toifur, tidak adanya jawaban dari seluruh kontak tersebut menunjukkan indikasi kuat adanya upaya menghindari komunikasi.

Ia meminta aparat penegak hukum segera menindaklanjuti dugaan praktik penipuan itu.

“Kasus seperti ini tidak boleh dibiarkan. Aparat harus turun tangan. Jika terbukti, jasa mereka harus dihentikan dan pihak yang bertanggung jawab wajib diproses hukum,” katanya.

Kasus ini mencuat setelah pihak Pondok Pesantren Aqidah Usymuni mengaku dirugikan melalui jasa sedot WC dengan biaya yang dinilai tidak wajar. Dugaan praktik serupa juga disinyalir menimpa lembaga lain.

Hingga berita ini diturunkan, CV Sumber Jaya Barokah belum memberikan klarifikasi resmi.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB