Dipusatkan di Pesantren Annuqayah, Konfercab NU Sumenep Siap Digelar Hari Ini

- Admin

Minggu, 7 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumenep – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep siap menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) 2025 hari ini, Ahad (07/12/2025). Permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkatan cabang itu dipusatkan di Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep.

Kegiatan yang mengusung tema ‘Satu Fikrah, Satu Harakah’ ini akan dihadiri oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dijadwalkan pula hadir dalam acara itu diantaranya Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim, jajaran Forkopimda Sumenep, serta masyayikh NU dan tokoh masyarakat.

Ketua Panitia Konfercab NU Sumenep, Kiai A Kurdy Khan, mengatakan bahwa persiapan telah mencapai 99 persen. Sejak beberapa hari yang lalu panitia telah bahu-membahu menyiapkan seluruh rangkaian acara.

“Persiapan sudah 99 persen. Insyaallah Konfercab NU Sumenep siap digelar,” ujarnya, Sabtu (06/12/2025).

Ia menjelaskan, agenda tersebut akan diikuti ribuan pengurus dan kader NU di Sumenep. Menurutnya, panitia telah mengirimkan keseluruhan surat undangan kepada peserta.

“Mereka yang diundang yang memiliki SK aktif. Mereka terdiri dari perwakilan MWCNU sebanyak 5 orang sebagai peserta, dan perwakilan Ranting NU 5 orang sebagai peninjau,” ucapnya.

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil verval PBNU beberapa bulan lalu PCNU Sumenep termasuk grade B. Sehingga peserta yang memiliki hak suara dalam konferensi hanya MWCNU, sedangkan Ranting NU sebagai peninjau.

“Ini memang berbeda dengan Konfercab NU Sumenep 2020 lalu. Aturan baru dari PBNU peserta yang punya hak suara hanya MWCNU. Ini tidak hanya di Sumenep, dulu Konferwil NU Jatim pesertanya hanya PCNU, tidak dengan MWCNU,” jelasnya.

Namun demikian, keberadaan Ranting NU dalam Konfercab tetap diperlukan. Sebab, Konfercab bukan hanya kontestasi pemilihan pimpinan organisasi, di dalamnya juga ada sidang-sidang komisi, termasuk pula penyampaian Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) PCNU Sumenep.

“Konferensi bukan sekadar memilih orang, tapi juga banyak agenda lain, salah satunya penyusunan rekomendasi dan agenda strategis organisasi selama 5 tahun ke depan. Sehingga peserta juga mengetahui program-program besar PCNU Sumenep ke depan,” ungkapnya.

Rangkaian Acara
Pembukaan Konfercab NU Sumenep 2025 akan dimulai pukul 08.00 WIB. Keseluruhan peserta, baik MWCNU maupun Ranting NU, diwajibkan untuk melakukan registrasi sebelum acara dimulai. Agenda pembukaan akan diisi dengan serangkaian sambutan dan pengarahan dari PBNU.

Usai coffee break, selanjutnya pada pukul 10.30-11.30 WIB akan dilaksanakan Sidang Pleno I dengan kegiatan Pengesahan Tata Tertib dan Pengesahan Agenda. Sidang ini diikuti peserta dan peninjau, serta dipimpin oleh PBNU atau PWNU yang mendapat surat tugas PBNU.

Sidang Pleno II dilanjutkan pukul 12.30-13.30 WIB dengan agenda Laporan Pertanggungjawaban PCNU Sumenep masa khidmat 2020-2025. Pada pukul 13.30-15.00 WIB akan digelar Sidang-sidang Komisi, mulai Komisi Keorganisasian, Komisi Rekomendasi, dan Komisi Keagamaan. Agenda ini diikuti Peserta dari unsur MWCNU dan Peninjau dari jajaran Ranting NU.

Selanjutnya, pada pukul 15.30-16.30 WIB digelar Sidang Pleno III dengan pembahasan tentang Pembacaan dan Pengesahan Hasil Sidang Komisi. Kemudian, ishoma pada pukul 16.30-19.00 WIB.

Sidang Pleno IV berlangsung pukul 19.00-22.00 WIB. Agenda ini berisi Pernyataan Demisioner PCNU Sumenep, Penghitungan (Tabulasi) Usulan dan Pengesahan Anggota AHWA, Penetapan Rais Terpilih, Pemilihan Ketua PCNU, serta Penetapan Formatur. Acara dipungkasi dengan penutupan pukul 22.00-23.00 WIB yang berisi Sambutan Rais dan Ketu Terpilih, serta Pembacaan Doa.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Musda X LDII Sumenep Hadirkan Dialog Kebangsaan, Dr. Zein Tawarkan Perspektif Islam Berkemajuan
Genap Satu Bulan Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Jurnalisme yang Menggerakkan Kepedulian
BMKG Deteksi 53 Titik Panas di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Waspadai Karhutla
Bupati Sumenep Sambut Danrem 084, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah
Bupati Fauzi: Kejurprov Voli Pasir U-17 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Masa Depan
Bupati Fauzi: Sensus Ekonomi 2026 Jadi Fondasi Kebijakan Pembangunan Sumenep
Harlah Ke-57 Ponpes Hidayatut Thalibin Tegaskan Pentingnya Akhlak
Aparat Didesak Bertindak, Dugaan Pengisian Jerigen di SPBU Pertamina 54.694.07 Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:06 WIB

Musda X LDII Sumenep Hadirkan Dialog Kebangsaan, Dr. Zein Tawarkan Perspektif Islam Berkemajuan

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WIB

Genap Satu Bulan Berbagi Setiap Hari, Detikzone.id Teguhkan Jurnalisme yang Menggerakkan Kepedulian

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:13 WIB

BMKG Deteksi 53 Titik Panas di Jawa Timur, Masyarakat Diminta Waspadai Karhutla

Kamis, 2 Juli 2026 - 04:04 WIB

Bupati Sumenep Sambut Danrem 084, Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Daerah

Rabu, 1 Juli 2026 - 12:43 WIB

Bupati Fauzi: Kejurprov Voli Pasir U-17 Jadi Wadah Lahirnya Atlet Masa Depan

Berita Terbaru