Sumenep – Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep menemukan kasus diabetes pada anak dan remaja setelah pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), di sejumlah sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa penyakit diabetes tidak lagi hanya menyerang usia dewasa, tetapi mulai mengarah pada kelompok usia muda.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengungkapkan, hasil skrining tersebut cukup mengejutkan.
“Dari hasil Cek Kesehatan Gratis, kami menemukan satu anak berusia di bawah 15 tahun yang terdeteksi menderita Diabetes Melitus -DM Tipe 1,” ujarnya, Senin (1/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, tim Dinkes juga menemukan tujuh siswa SMA berusia 15–19 tahun yang terindikasi mengalami Diabetes Melitus-DM Tipe 1. Sementara untuk Diabetes Melitus-DM Tipe 2, terdapat enam remaja usia 15–19 tahun yang terdeteksi melalui pemeriksaan gula darah.
Achmad Syamsuri menegaskan bahwa temuan ini perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh orang tua, pihak sekolah, maupun masyarakat secara umum.
“Kasus ini menjadi alarm bagi kita semua. Pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup anak-anak sekarang sangat memengaruhi kondisi kesehatan mereka,” ujarnya dengan tegas.
Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memperluas jangkauan pemeriksaan serta melakukan edukasi berkelanjutan.
“Kami akan terus melakukan skrining di sekolah-sekolah dan memberikan pendampingan kepada para siswa yang terindikasi DM, agar bisa ditangani sejak dini,” ucapnya.
Dinas Kesehatan P2KB Sumenep juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap gejala diabetes pada anak, seperti sering haus, sering buang air kecil, berat badan menurun, dan mudah lelah.





