Dinkes Sumenep Temukan Penderita Diabetes Usia dibawah 15 Tahun

- Admin

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep – Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Sumenep menemukan kasus diabetes pada anak dan remaja setelah pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG), di sejumlah sekolah. Temuan ini menunjukkan bahwa penyakit diabetes tidak lagi hanya menyerang usia dewasa, tetapi mulai mengarah pada kelompok usia muda.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan P2KB Sumenep, Achmad Syamsuri, mengungkapkan, hasil skrining tersebut cukup mengejutkan.

“Dari hasil Cek Kesehatan Gratis, kami menemukan satu anak berusia di bawah 15 tahun yang terdeteksi menderita Diabetes Melitus -DM Tipe 1,” ujarnya, Senin (1/12/2025).

Selain itu, tim Dinkes juga menemukan tujuh siswa SMA berusia 15–19 tahun yang terindikasi mengalami Diabetes Melitus-DM Tipe 1. Sementara untuk Diabetes Melitus-DM Tipe 2, terdapat enam remaja usia 15–19 tahun yang terdeteksi melalui pemeriksaan gula darah.

Achmad Syamsuri menegaskan bahwa temuan ini perlu menjadi perhatian bersama, baik oleh orang tua, pihak sekolah, maupun masyarakat secara umum.

“Kasus ini menjadi alarm bagi kita semua. Pola makan, aktivitas fisik, dan kebiasaan hidup anak-anak sekarang sangat memengaruhi kondisi kesehatan mereka,” ujarnya dengan tegas.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan memperluas jangkauan pemeriksaan serta melakukan edukasi berkelanjutan.

“Kami akan terus melakukan skrining di sekolah-sekolah dan memberikan pendampingan kepada para siswa yang terindikasi DM, agar bisa ditangani sejak dini,” ucapnya.

Dinas Kesehatan P2KB Sumenep juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap gejala diabetes pada anak, seperti sering haus, sering buang air kecil, berat badan menurun, dan mudah lelah.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Konfercab PMII Surabaya di Islamic Centre Ricuh, Kader Unair Diduga Dipukul
Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga
JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan
Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak
Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”
Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026
13 Daerah Tampilkan Seni Tradisi di Sumenep, Bupati: Budaya Harus Terus Berkembang
Dari Digitalisasi ke Daya Saing, UMSURA Dorong UMKM Sumenep Naik Kelas
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:41 WIB

Jelang Pilkades Paseraman, Sosok Muhlis Fajar Mulai Jadi Perhatian Warga

Selasa, 15 September 2026 - 11:44 WIB

JSI Sumenep Dikukuhkan, Komitmen Jaga Independensi dan Etika Pers Ditegaskan

Jumat, 4 September 2026 - 17:39 WIB

Data Desil DTSEN Tak Sesuai Kondisi Warga, PC IMM Sumenep Desak Evaluasi Lintas Pihak

Jumat, 4 September 2026 - 07:50 WIB

Krisis Air Bersih Tiap Tahun Melanda Desa Sendir, Kades: “Saya Tidak Tahu Masalah Rakyat”

Selasa, 1 September 2026 - 17:50 WIB

Cegah Permainan Harga, Pemkab Sumenep Kawal Tata Niaga Tembakau 2026

Berita Terbaru

Nasional

Ancaman El Nino, Pemerintah Genjot Pompanisasi Pertanian

Minggu, 4 Okt 2026 - 13:49 WIB