Diduga Terlibat Teror Wartawan, Nama Pater Marsel Agot Dikaitkan dengan Sengketa Tanah Batu Gosok Labuan Bajo

- Admin

Kamis, 29 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Labuan Bajo, Manggarai Barat — Seorang wartawan media daring suaraburuh.com, Nardi Jay, mengaku mendapat teror melalui pesan singkat WhatsApp saat menjalankan tugas jurnalistik terkait sengketa tanah di kawasan Batu Gosok, Kelurahan Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Teror tersebut diduga berkaitan dengan pemberitaan konflik lahan milik warga bernama Aloisius Oba.

Peristiwa bermula pada Selasa malam, 27 Januari 2026, ketika Nardi Jay melakukan klarifikasi kepada tokoh agama setempat, Pater Marsel Agot, melalui pesan WhatsApp. Klarifikasi dilakukan untuk memastikan kebenaran informasi dari sejumlah narasumber yang menyebut adanya dugaan pengerahan preman ke lokasi sengketa tanah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pesan klarifikasinya, Nardi menanyakan apakah benar Pater Marsel Agot membayar atau mengerahkan sejumlah orang ke lokasi lahan yang diklaim tengah dikuasai Aloisius Oba. Namun, alih-alih memberikan jawaban langsung, nomor kontak wartawan tersebut diduga justru diberikan kepada pihak lain.

Keesokan harinya, Rabu, 28 Januari 2026, Nardi Jay menerima pesan WhatsApp bernada intimidatif dari seseorang bernama Aleks Mantero. Dalam pesan tersebut, Aleks mempertanyakan pemberitaan yang menyinggung dugaan keterlibatan Pater Marsel Agot dengan kelompok preman di lokasi sengketa.

Dalam komunikasi lanjutan, Aleks Mantero mengaku memperoleh nomor kontak Nardi Jay dari Pater Marsel Agot. Ia juga menyatakan dirinya sebagai keluarga Pater Marsel dan mengklaim memiliki kepentingan untuk menjaga ketenangan pihak tersebut. Sejumlah pesan yang dikirimkan Aleks dinilai wartawan sebagai bentuk tekanan dan intimidasi terhadap kerja jurnalistik.

Nardi Jay kemudian menanyakan secara langsung apakah teror tersebut dilakukan atas perintah Pater Marsel Agot. Dalam jawabannya, Aleks Mantero menyebut bahwa orang-orang yang berada di lokasi sengketa merupakan pihak yang disebutnya sebagai “anak buah” Pater Marsel Agot, sekaligus menepis tuduhan adanya perampasan hak atas tanah tersebut.

Menanggapi kejadian itu, Nardi Jay menyatakan akan menempuh jalur hukum dengan melaporkan dugaan teror dan intimidasi tersebut kepada aparat kepolisian. Ia menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Ini bukan sekadar persoalan pribadi, tetapi menyangkut kebebasan pers dan keselamatan wartawan saat menjalankan tugas. Tindakan intimidasi seperti ini tidak boleh dibiarkan,” ujar Nardi Jay, Kamis (29/1/2026), di Labuan Bajo.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pater Marsel Agot maupun pihak terkait lainnya untuk menanggapi dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh klarifikasi berimbang.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bursa Sekda Sumenep Disorot, Dua Figur Kuat Disebut Didukung Jejaring Nasional
Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik
Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga
Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga
Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI
Siswa Jadi Korban Tabrakan, luka dan Sakit, Homaidi, Oknum Polres Sumenep Malah Panggil Orang Tuanya Berdalih ada Laporan Padahal Tidak
Lima Komisioner Komisi Informasi Sumenep Periode 2025–2029 Resmi Dilantik
Cuaca Ekstrem, Kapolres Sumenep Cek Pelabuhan
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:03 WIB

Bursa Sekda Sumenep Disorot, Dua Figur Kuat Disebut Didukung Jejaring Nasional

Senin, 2 Februari 2026 - 17:04 WIB

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Februari 2026 - 12:07 WIB

Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga

Minggu, 1 Februari 2026 - 15:19 WIB

Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:09 WIB

Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB