Bupati Sumenep Lakukan Mutasi ASN, Jawab Sorotan DPRD soal Kekosongan Jabatan

- Admin

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten Sumenep akhirnya melakukan mutasi dan promosi Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah berbulan-bulan mendapat sorotan dari Komisi I DPRD Sumenep terkait kekosongan sejumlah jabatan strategis. Kebijakan tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Rabu (14/1/2026).

Bupati Fauzi menegaskan bahwa proses rotasi jabatan yang dinilai berjalan lambat bukan disebabkan oleh faktor politik maupun kepentingan tertentu. Ia menyebut, seluruh tahapan mutasi harus menunggu rekomendasi resmi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai syarat administratif yang wajib dipenuhi.

“Proses ini memang harus menunggu rekomendasi BKN. Tanpa rekomendasi tersebut, rotasi dan mutasi jabatan tidak dapat dilakukan,” ujar Bupati Fauzi kepada wartawan usai acara pelantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi I DPRD Sumenep yang secara konsisten menjalankan fungsi pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah. Menurutnya, masukan dari legislatif merupakan bagian penting dari mekanisme check and balance.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Komisi I DPRD Sumenep yang terus mengingatkan eksekutif. Ini merupakan wujud pengawasan yang sehat dalam pemerintahan,” katanya.

Mutasi dan promosi ASN tersebut, lanjut Bupati, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas organisasi, efisiensi kerja, serta kualitas pelayanan publik. Ia menekankan bahwa rotasi jabatan tidak boleh dimaknai sebagai bentuk hukuman, tekanan politik, ataupun kepentingan pribadi.

“Kami melakukan penataan jabatan semata-mata untuk memastikan program pembangunan berjalan lebih efektif dan pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” jelasnya.

Bupati Fauzi juga berharap seluruh ASN siap ditempatkan di mana pun sesuai kebutuhan organisasi. Menurutnya, rotasi dan promosi jabatan menjadi bagian penting dalam pengembangan kapasitas aparatur, baik dari sisi pengalaman, wawasan, maupun kemampuan manajerial.

Melalui kebijakan tersebut, ASN diharapkan memiliki pengalaman kerja yang lebih beragam dan mampu menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Dalam mutasi kali ini, Bupati Sumenep melantik sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II). Mereka antara lain Ferdiansyah Tetrajaya sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah, Faruk Hanafi sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Agus Dwi Saputra sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Anwar Syahroni sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Moh. Iksan sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Heru Santoso sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Rahman Riadi sebagai Kepala Dinas Sosial, Mustangin sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan, serta Benny Irawan sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Selain itu, pemerintah daerah juga melakukan rotasi dan promosi terhadap 69 pejabat pengawas Eselon IV yang tersebar di berbagai kecamatan. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari penyegaran birokrasi dan penguatan pelayanan publik di tingkat paling dekat dengan masyarakat.

Bupati menegaskan, seluruh proses mutasi dan promosi jabatan telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan serta berdasarkan penilaian kinerja dan kompetensi ASN.

“Kami optimistis, dengan penataan birokrasi yang tepat, roda pemerintahan akan berjalan lebih profesional, efektif, dan mampu menghadirkan pelayanan publik yang prima,” pungkasnya. (Jk/red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Sumenep Bersama Pedagang Jaga Kestabilan Harga Menyambut Ramadan
Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Perjuangkan Penghapusan Kemiskinan
Peta Persaingan Sekda Sumenep Bergerak, Nama Abd. Rahman Riadi Menguat
Tak Ramai Tapi Berbahaya, Chairul Rasyid Menyusup ke Papan Atas Bursa Sekda Sumenep
Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem, Pemprov Terapkan WFH dan PJJ
Presiden Prabowo Terharu Indonesia Jadi Negara Paling Bahagia
Malam tahun baru, DKI Jakarta himpun donasi Rp3,1 miliar untuk Sumatra
Kemendikdasmen Salurkan Rp32 Miliar untuk 16 Ribu Guru Penyintas Bencana

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 05:49 WIB

Bupati Sumenep Bersama Pedagang Jaga Kestabilan Harga Menyambut Ramadan

Senin, 2 Februari 2026 - 16:56 WIB

Presiden Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Perjuangkan Penghapusan Kemiskinan

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:05 WIB

Peta Persaingan Sekda Sumenep Bergerak, Nama Abd. Rahman Riadi Menguat

Sabtu, 24 Januari 2026 - 07:13 WIB

Tak Ramai Tapi Berbahaya, Chairul Rasyid Menyusup ke Papan Atas Bursa Sekda Sumenep

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:07 WIB

Jakarta Dilanda Cuaca Ekstrem, Pemprov Terapkan WFH dan PJJ

Berita Terbaru