Belanja Buku, APE PAUD hingga PC SMP Swasta di Disdik Sumenep Disorot Publik

- Admin

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP — Sederet belanja bernilai fantastis di Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep kembali mamantik buah bibir publik. Bagaimana tidak, selain Belanja Hibah Barang Alat Permainan Edukatif (APE) PAUD bernilai miliaran rupiah dan Belanja Modal Buku Umum Ilmu Pengetahuan bertajuk “20 Jalan Keberuntungan dan 20 Penyebab Kerugian dalam Pandangan Al-Qur’an” yang menelan anggaran ratusan juta rupiah, muncul pula Belanja Hibah Barang Personal Computer (PC) untuk SMP Swasta Tahun Anggaran 2025 dengan nilai ratusan juta rupiah yang dinilai berpotensi bermasalah.

Belanja hibah tersebut tercatat sebagai Pengadaan Alat Praktik dan Peraga Peserta Didik SMP Swasta.

Berdasarkan dokumen yang diperoleh Media ini, paket pengadaan PC itu memiliki spesifikasi cukup tinggi, yakni prosesor Intel Core i7-9700, RAM 8 GB DDR4, HDD 2 TB, VGA NVIDIA GeForce GT 730 2 GB, layar 21,5 inci, dilengkapi DVD RAMbo, keyboard, mouse, serta sistem operasi Microsoft Windows 10 Home.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Besarnya anggaran serta spesifikasi perangkat tersebut memunculkan tanda tanya terkait urgensi, sasaran penerima, serta mekanisme distribusi hibah ke SMP swasta.

Hingga kini, belum ada penjelasan terbuka mengenai jumlah unit yang akan dibelanjakan, sekolah penerima, maupun dasar perhitungan harga satuan dalam pengadaan tersebut.

Upaya konfirmasi kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, terkait sederet belanja hibah dan belanja modal pada tahun anggaran 2025 tersebut belum membuahkan hasil.

Pejabat yang dikenal cuek  itu memilih enggan memberikan tanggapan, meskipun telah dihubungi berulang kali.

Sikap diam kepala dinas ini semakin memperkuat sorotan publik, mengingat seluruh belanja pendidikan bersumber dari keuangan negara yang semestinya dikelola secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Saat ini, media ini bersama tim masih melakukan penelusuran lebih lanjut serta mengantongi sejumlah dokumen belanja lainnya di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Tahun Anggaran 2025. Klarifikasi resmi dari pihak terkait terus diupayakan guna memastikan tidak adanya penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara.

Facebook Comments Box

Penulis : AN

Berita Terkait

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik
Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga
Meski Malam Hari, Petugas PLN Dungkek Tetap Sigap Atasi Keluhan Listrik Warga
Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI
Diduga Terlibat Teror Wartawan, Nama Pater Marsel Agot Dikaitkan dengan Sengketa Tanah Batu Gosok Labuan Bajo
Siswa Jadi Korban Tabrakan, luka dan Sakit, Homaidi, Oknum Polres Sumenep Malah Panggil Orang Tuanya Berdalih ada Laporan Padahal Tidak
Lima Komisioner Komisi Informasi Sumenep Periode 2025–2029 Resmi Dilantik
Cuaca Ekstrem, Kapolres Sumenep Cek Pelabuhan

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 17:04 WIB

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Februari 2026 - 12:07 WIB

Memalukan ! Marsel Agot Seorang Petinggi Agama Di Labuan Bajo Diduga Rampas Tanah Warga

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:09 WIB

Hampir Rampung, Pembangunan Musola Al-Ikhlas di Manding Capai 96 Persen Berkat Kepedulian JSI

Kamis, 29 Januari 2026 - 12:30 WIB

Diduga Terlibat Teror Wartawan, Nama Pater Marsel Agot Dikaitkan dengan Sengketa Tanah Batu Gosok Labuan Bajo

Minggu, 25 Januari 2026 - 12:38 WIB

Siswa Jadi Korban Tabrakan, luka dan Sakit, Homaidi, Oknum Polres Sumenep Malah Panggil Orang Tuanya Berdalih ada Laporan Padahal Tidak

Berita Terbaru

Opini

Dampak Globalisasi Terhadap Negara-Negara Miskin

Selasa, 3 Feb 2026 - 04:01 WIB

Daerah

Gen Z Jatim Desak Perda Pembatasan Plastik

Senin, 2 Feb 2026 - 17:04 WIB