SUMENEP – Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Sumenep kembali menyalurkan bantuan kepada warga terdampak angin puting beliung di Desa Karduluk, Kecamatan Pragaan, Selasa (17/2/2026) pagi. Bantuan tahap kedua ini menyasar lima warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana tersebut.
Lima penerima bantuan masing-masing Aisyah (Dusun Rengperreng), Bustami (Dusun Dunggaddung), Rausi (Dusun Rengperreng), M. Fadlan (Dusun Palalangan), dan Eksan (Dusun Palalangan). Mereka menerima bantuan untuk membantu pemulihan pascabencana, terutama perbaikan rumah yang rusak.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Penyerahan bantuan berlangsung secara langsung di Desa Karduluk. Wakil Ketua I BAZNAS Sumenep, H. Sugeng Haryadi, S.T., hadir menyerahkan bantuan bersama Camat Pragaan Indra Hermawan, S.Sos., M.M., serta Kepala Desa Karduluk Ahmad Faruq.
Ketua BAZNAS Sumenep, Ahmad Rahma, S.Pd.I., menjelaskan bahwa penyaluran tahap kedua ini merupakan wujud kepedulian lembaganya terhadap warga yang terdampak bencana alam. Menurutnya, BAZNAS berupaya bergerak cepat agar kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera terpenuhi.
“BAZNAS hadir untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak puting beliung. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki kerusakan rumah dan memenuhi kebutuhan mendesak pascabencana,” ujar Ahmad Rahma.
Ia menambahkan, BAZNAS terus berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan guna memastikan proses penanganan korban berjalan efektif dan tepat sasaran. Pendataan dan verifikasi dilakukan agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.
Selain lima penerima bantuan tersebut, BAZNAS Sumenep juga tengah memproses dua usulan tambahan dari Kecamatan Pragaan. Kedua usulan itu saat ini masih dalam tahap pengajuan dan verifikasi internal.
Melalui bantuan ini, para korban diharapkan dapat segera memulihkan kondisi tempat tinggal mereka dan kembali menjalankan aktivitas sehari-hari. Sinergi antara BAZNAS dan pemerintah setempat pun terus diperkuat untuk mendukung masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Kabupaten Sumenep.





