Pengacara Sumenep Ach Supyadi Digugat Terkait Hibah Tanah

- Admin

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN — Seorang pengacara asal Sumenep, Ach Supyadi, saat ini tengah menghadapi gugatan perdata yang diajukan oleh Arif Sukamto dan saudara-saudaranya. Gugatan tersebut terdaftar di Pengadilan Negeri Pamekasan dengan nomor perkara 20/Pdt.G/2025/PN Pmk dan resmi didaftarkan pada 21 November 2025.

Dalam perkara ini, Arif Sukamto, Faisal Efendi, Devitli, dan Urip Budi Santoso bertindak sebagai penggugat. Sementara itu, Ach Supyadi ditetapkan sebagai tergugat. Pihak-pihak lain yang turut ditarik sebagai turut tergugat yakni Kantor Pertanahan Kabupaten Pamekasan, Notaris Ira Anggraini, S.H., dan Kepala Desa Larangan Tokol.

Sidang perdana digelar pada Selasa (2/12/2025) di Ruang Sidang Garuda Pengadilan Negeri Pamekasan. Majelis hakim mencatat kehadiran para penggugat, tergugat Ach Supyadi, serta perwakilan dari Kantor Pertanahan Pamekasan sebagai Turut Tergugat I. Namun, Notaris Ira Anggraini dan Kepala Desa Larangan Tokol tidak hadir meski dipanggil melalui pengeras suara di lingkungan pengadilan.

Akibat ketidakhadiran kedua pihak, majelis hakim menunda persidangan dan menjadwalkan pemanggilan ulang. Sidang lanjutan direncanakan digelar pada Selasa, 9 Desember 2025.

Gugatan ini menjadi perhatian publik karena melibatkan beberapa pihak dan diduga terkait Perbuatan Melawan Hukum (PMH). Arif Sukamto membenarkan bahwa dirinya menggugat Supyadi. “Betul saya memang menggugat Supyadi, karena dia telah melakukan perbuatan melawan hukum, jadi ya saya gugat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa gugatan tersebut dilakukan terhadap Supyadi secara pribadi, bukan sebagai pengacara. Objek gugatan, menurut Arif, adalah terkait hibah tanah. “Dia digugat soal hibah tanah,” jelasnya singkat.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi media melalui WhatsApp, Ach Supyadi memilih bungkam dan tidak menanggapi pesan yang sudah centang dua dan terbaca.

Majelis hakim memastikan proses hukum akan berjalan sesuai prosedur dan semua pihak yang terlibat akan dipanggil kembali untuk sidang

Facebook Comments Box

Berita Terkait

IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis
Gema Sendir Audiensi ke DPMD Sumenep, Tagih Solusi Krisis Air Bersih
Lewat CERDAS Desa, KKN Posko 13 Wiraraja Edukasi Siswa tentang Bahaya Bullying
Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum
Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi
KKN Universitas Wiraraja Dimulai di Lembung Timur, Mahasiswa Siapkan Program Berdampak bagi Warga
Wabup Sumenep: Semangat Kemerdekaan Harus Tercermin dalam Pelayanan Publik
57,9 Persen Anggaran Jalan Sumenep 2026 Mengalir ke Kepulauan, Ini Alasannya

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:27 WIB

IMM Sumenep Dorong Wajah Baru Polresta dengan Pelayanan yang Lebih Humanis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:18 WIB

Gema Sendir Audiensi ke DPMD Sumenep, Tagih Solusi Krisis Air Bersih

Rabu, 19 Agustus 2026 - 03:22 WIB

Lewat CERDAS Desa, KKN Posko 13 Wiraraja Edukasi Siswa tentang Bahaya Bullying

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 05:51 WIB

Kenalkan POSBANKUM, KKN Universitas Wiraraja Dorong Warga Pahami Hak Hukum

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Perluas Layanan Spesialis, RSUD Sumenep Resmi Buka Poli Urologi

Berita Terbaru